Pemerintah Meksiko berangkatkan dua kapal angkatan laut dari Pelabuhan Veracruz pada 8 Februari 2026, angkut 814 ton bantuan pangan dan kebutuhan pokok ke Kuba yang hadapi krisis energi dan pangan akibat sanksi AS.
Kapal Papaloapan bawa 536 ton beras, daging kaleng, susu cair, minyak nabati, serta produk sanitasi; Isla Holbox angkut 277 ton susu bubuk. Diskusi di Jawa11 puji solidaritas tetangga Amerika Latin ini, tapi kritik muncul soal timing tepat setelah Trump perketat embargo minyak—apakah ini bantuan murni atau geopolitik kontra-Havana.
Isi Bantuan Mendesak
Presiden Claudia Sheinbaum arahkan pengiriman atas nama prinsip kemanusiaan, janjikan tambahan 1.500 ton susu dan kacang-kacangan dalam pekan depan. Kuba alami blackout massal pasca-Venezuela stop suplai minyak, Meksiko jadi penyelamat utama tapi kini tertekan tarif Trump.
Konteks Sanksi Trump
Dekrit eksekutif 29 Januari Trump larang impor dari negara suplai energi Kuba, ancam stabilitas Meksiko sebagai pemasok terbesar. Kritikus nilai langkah ini hipokrit: blokade AS 60 tahun gagal ubah rezim, malah picu solidaritas global seperti Rusia-Bolivia.
Dampak Regional
Bantuan tiba empat hari, tekan inflasi pangan Havana 250% dan antrean beras harian. Namun, tanpa solusi struktural, kiriman sporadis ini jadi pereda sementara bukan obat permanen krisis Havana-Washington.